sekedar kata


saat langit menjuntaikan jubah jingganya

saat hujan berhenti membasahi bumi
saat mentari berganti pelangi
dan saat itulah aku memeluk diriku
bukan mereka dan bukan pula dia
aku, jiwaku, dan ragakulah yang harus ku peluk...
karna hanya aku yang mampu membuat diri ini bertahan
ketika hancur merapuh layaknya kayu 
aku berdiri dengan caraku 
semangatku, senyumku, bahkan airmataku sekalipun ikut bersama membangkitkan diri...
akulah wanita kuat itu
akulah wanita tegar itu
akulah wanita diatas penuh harapan itu....
biar palsu
tapi ini mengajariku untuk lebih kuat , dewasa, bijak dan hebat (mungkin) atas apa dari harapan-harapan itu...
Hanya aku,
hanya aku yang mampu mengerti, hanya aku yang mampu pahami
bukan "mereka" apalagi "DIA"

Komentar